marquee

I'm studied Information System at Gunadarma University 2011. This Is My Blog, My story, and My Task. I can share anything, in my blog :D

Monday, March 25, 2013

Kegiatan Hubungan Antar Pelaku Ekonomi


Kegiatan Hubungan Antar Pelaku Ekonomi
Oleh Renita Della Anggraini
15111977 – 2KA44
S1 Sistem Informasi
Universitas Gunadarma

Perekonomian terbuka / perekonomian empat sektor merupakan suatu negara yang mempunyai hubungan ekonomi dengan negara – negara lain. Dalam perekonomian terbuka sebagian produksi dalam negeri diekspor atau dijual ke luar negeri dan disamping itu terdapat pula barang di negara itu yang diimpor dari negara – negara lain. Perekonomian terbuka dinamakan juga sebagai ekonomi empat sektor, yaitu suatu ekonomi yang dibedakan kepada empat sektor yaitu :

11.  Sektor Rumah Tangga (Households Sector), yang terdiri atas sekumpulan individu yg dianggap homogen & identik.
22. Sektor Perusahaan (Firms Sector), yang terdiri atas sekumpulan perusahaan yang memproduksi brg & jasa.
33.  Sektor Pemerintah (Government Sector), yang memiliki kewenangan politik untuk mengatur kegiatan masyarakat & perusahaan.
 4. Sektor Luar Negeri ( Foreign Sector), yaitu sektor perekonomian dunia, dimana perekonomian melakukan transaksi ekspor-impor.

Monday, December 24, 2012

3 Kesalahan dalam Manajemen Waktu

Bagi Anda yang sibuk, waktu 24 jam dalam sehari terasa kurang untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan dan tugas-tugas Anda. Bahkan tak jarang Anda kerap terburu-buru untuk melakukan berbagai hal dan menyelesaikan tugas-tugas Anda.

Waktu merupakan sumber daya yang tidak dapat diperbarui dan tidak ada cara untuk mengembalikannya. Setiap menit yang hilang adalah waktu yang sangat berharga. Maka sebaiknya Anda bisa memanfaatkan waktu dengan baik dan bijak untuk kepentingan Anda dan orang lain. Namun sangat disayangkan masih banyak orang yang sering membuat berbagai kesalahan dalam memanfaatkan dan mengatur waktu dengan baik tanpa disadari.

Berikut beberapa kesalahan yang sering dilakukan banyak orang dalam mengatur waktu:
1. Menyimpan semua rencana di kepala.
Salah satu masalah utama yang dialami banyak orang adalah tidak memiliki daftar hal yang harus dilakukan atau to do list. Beberapa orang mengatakan, membuat daftar hal yang dilakukan menghabiskan waktu yang banyak, sehingga bagi mereka lebih baik untuk menyimpan semuanya dalam kepala. Semua hal akan banyak tertinggal, dan tidak terselesaikan jika kita tidak memiliki rencana tertulis. Karena tidak semua otak kita mampu menampung ingatan yang banyak dan terkadang mendadak. Sebuah daftar akan membantu Anda melacak hal-hal penting dan melakukan semua tugas Anda dengan baik dan tepat.




 
2. Mencoba menyelesaikannya sendiri.
Kebanyakan orang terutama perempuan kadang berpikir untuk menyelesaikan semua hal sendiri. Dengan melakukan seorang diri, Anda menganggap pekerjaan akan lebih cepat selesai. Hal ini tidaklah salah untuk mencoba menjadi mandiri dan tidak bergantung pada orang lain. Namun tak ada salahnya untuk meminta bantuan kepada orang lain untuk bisa membuat pekerjaan Anda selesai lebih cepat. Tak ada salahnya untuk mencoba mempercayai kemampuan orang lain untuk meringankan semua pekerjaan Anda.

3. Menganggap semuanya penting.

Ketika terburu-buru, Anda cenderung menganggap semua hal menjadi penting. Dan jika dalam kenyataannya semua hal ini begitu penting dalam daftar Anda, tetapkanlah prioritas dalam pekerjaan Anda. Untuk menentukan prioritas, berilah batas waktu untuk menyelesaikan tugas ini, dan bagaimana cara menyelesaikannya. Dengan menentukan prioritas pekerjaan, Anda tak membuang-buang waktu.


Sumber: Divine Caroline

5 Pengacau Manajemen Waktu

Punya banyak rencana tapi kesulitan mewujudkan? Bisa jadi lima hal ini peyebabnya.

1. Overplanning.

Seringkali kita merasa waktu 24 jam dalam sehari tak cukup untuk menyelesaikan berbagai aktivitas. Inilah pentingnya membuat rencana untuk menentukan prioritas.

Setiap orang memiliki cara yang berbeda dalam menentukan prioritas, bisa dalam bentuk harian, mingguan atau bulanan. Apa yang Anda pilih, yang penting adalah aksi. Jangan sampai hanya sibuk membuat rencana tapi nihil dalam pelaksanaan.

Menurut M Christian dalam bukunya "Time Management, Mengatur Waktu itu Mudah", ada dua gejala overplanning:
* Terlalu sibuk berkutat dengan rencana dan gagal mengeksekusi rencana yang sudah dibuat. Langkah kita hanya berhenti di rencana, padahal dalam manajemen waktu pelaksanaan adalah alangkah berikutnya.

* Menjadikan semua kegiatan sebagai obyek rencana. Merencanakan semua hal yang akan dijalani memang perlu, tapi jangan lupa, ada kalanya kita juuga harus bersiap menghadapi hal-hal tak terduga.


 

2. Misplanning.
Kesalahan perencanaan adalah kesalahan kedua dalam manajemen waktu. Kesalahan perencanaan ini bisa terjadi dalam berbagai bentuk, di antaranya salah informasi. Ini terjadi karena informasi yang dikumpulkan tidak lengkap dan tidak tepat. Padahal informasi yang akurat adalah kunci utama mencapai keberhasilan mengatur waktu.

Kesalahan informasi ini akan berdampak panjang, seperti salah sasaran, salah penempatan sumber daya, salah penentuan waktu. Kalau yang terjadi seperti ini, sudah pasti rencana akan buyar sehingga gagal mencapai tujuan.


3. Overscheduling.

Tuesday, November 13, 2012

KONFLIK


KONFLIK SAMPAH

Menurut Wikipedia, Konflik berasal dari kata kerja Latin configere yang berarti saling memukul. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.

Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu interaksi. perbedaan-perbedaan tersebut diantaranya adalah menyangkut ciri fisik, kepandaian, pengetahuan, adat istiadat, keyakinan, dan lain sebagainya. Dengan dibawasertanya ciri-ciri individual dalam interaksi sosial, konflik merupakan situasi yang wajar dalam setiap masyarakat dan tidak satu masyarakat pun yang tidak pernah mengalami konflik antar anggotanya atau dengan kelompok masyarakat lainnya, konflik hanya akan hilang bersamaan dengan hilangnya masyarakat itu sendiri.

Tuesday, October 30, 2012

E-commerce


Belanja lewat online shop


Tulisan saya kali ini ingin sedikit berbagi pengalaman tentang berbelanja melalui online shop atau internet. Tulisan ini adalah sedikit hasil diskusi dikelas dengan dosen saya pada mata kuliah Teori Organisasi Umum 1.
Oke, semua yang mengenal internet pasti sudah barang tentu tau tentang maraknya perdagangan secara online atau sering juga disebut dengan E-commerce. Sebenernya apa sih E-commerce itu?

Menurut http://id.wikipedia.org/wiki/Perdagangan_elektronik , E-commerce adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commmerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

Monday, October 29, 2012

Teori Motivasi

Teori Kebutuhan McClelland

Tugas mata kuliah "Teori Organisasi Umum 1" kali ini saya ingin sedikit bercerita sedikit mengenai pribadi saya, apa saja yang memotivasi saya dalam melakukan pekerjaan agar mencapai goal atau tujuan yang saya harapkan.

Pribadi saya lebih cederung ke arah “Teori Kebutuhan McClelland”, teori ini mengungkapkan 3 hal penting yaitu need for achievement, need for power, and need for affiliation. Sebelumnya, saya ingin sedikit menjabarkan tentang teori ini.

Teori Kebutuhan McClelland dikemukakan oleh David McClelland bersama dengan kawan-kawannya. Teori ini berfokus kepada 3 kebutuhan, yaitu : (Robbins, 2007)

1.     Need for Achievement
Need for Achievement atau kebutuhan akan pencapaian, kebutuhan ini mampu memberikan dorongan untuk berprestasi dan menggungguli, mencapai standar-standar, dan bekerja keras untuk mencapai keberhasilan.

Tuesday, October 16, 2012

Teori Organisasi Umum

Ide Kreatif Sebuah Organisasi Intra Kampus (BEM)


          Dalam matakuliah kali ini, saya memiliki beberapa ide kreatif untuk sebuah organisasi intra kampus atau mahasiswa sering menyebutnya dengan BEM (Badan Ekskutif Mahasiswa). BEM adalah sebuah organisasi mahasiswa intra kampus  yang merupakan lembaga eksekutif di tingkat universitas atau institut. Dalam melaksanakan program-programnya, umumnya BEM memiliki beberapa departemen. Pada dasarnya, Organisasi Mahasiswa adalah sebuah wadah berkumpulnya mahasiswa demi mencapai tujuan bersama, namun harus tetap sesuai dengan koridor AD/ART yang disetujui oleh semua anggota dan pengurus organisasi tersebut. Organisasi Mahasiswa tidak boleh keluar dari rambu-rambu utama tugas dan fungsi perguruan tinggi yaitu tri darma perguruan tinggi, tanpa kehilangan daya kritis dan tetap berjuang atas nama mahasiswa, bukan pribadi atau golongan.